Takbir Keliling, Pawai Obor di Kampung Cireret Meriah

Editor
Religi 1.4k Views
2 Min Read

Banten, Sigap88news.com – Ratusan remaja hingga anak-anak di Kampung Cireret, Desa Kandangsapi, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten kumandangkan gema takbir dan tahmid sambil pawai keliling kampung, Selasa (09/04/2024) malam.

Acara tersebut diinisiasi kelompok Remaja Masjid Kampung Cireret  RW 04  Desa Kandangsapi, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu (10/04/2024).

Yuda Iskandar selaku tokoh muda menyampaikan dalam sambutannya “ini kali ke 5 mengadakan takbir keliling dan di tahun ini amat sangat berbeda dari tahun-sebelumnya terlihat lebih kompak dan lebih meriah”.

Heru, Ketua Panitia mengungkapkan rasa bangganya atas dukungan masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

“Saya merasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua unsur masyarakat yang telah mendukung kegiatan IkramaC (Ikatan Remaja Mesjid Cireret) mulai dari sanlat sampai ke pawai obor,” kata Heru.

Yuda Iskandar, tokoh muda setempat mengaku acara takbir keliling ini merupakan acara yang paling meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

“Ini kali ke 5 mengadakan takbir keliling dan ditahun ini amat sangat berbeda dari tahun-sebelumnya terlihat lebih kompak dan lebih meriah,” ujarnya.

Hal yang sama dituturkan Pudin, Ketua RW setempat.

“Saya merasa bangga kepada generasi muda Kampung Cireret yang terus berinovasi terus memberikan perubahan yang nyata ke arah lebih baik. Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia yang di pelopori oleh sdr. Heru Alwansyah dan kawan-kawan, juga kepada Bapak Yuda Iskandar yang terus mendampingi muda-mudi Kampung Cireret,” ucapnya.

Diketahui, ratusan remaja dan anak-anak yang masih kecil terlihat khidmat memeriahkan gema takbir sambil berjalan kaki melintasi rute jalan perkampungan yang telah ditentukan panitia.

Selain itu, sesekali remaja yang berada dalam barisan takbir keliling tersebut menyemburkan minyak tanah dari mulut ke obor hingga mengeluarkan kobaran api ke udara. Tidak sedikit juga yang menyalakan kembang api atau petasan. Ini semua merupakan sebagai salah satu bentuk ekspresi kegembiraan mereka setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa. (AR)

TAGGED:
Share This Article